Agenda Rapat Persiapan Gelar Budaya Desa Pandes



Rapat Persiapan Gelar Budaya Desa Pandes

Di Kantor Desa Pandes, hari Senin (16/12/2019) mengadakan “Rapat Persiapan Gelar Budaya Desa Pandes” . Rapat ini dimulai pada pukul 20.00 sampai 22.30 WIB. Peserta dari rapat ini antara lain : Bapak Heru Purnomo, S.Tp selaku Kepala Desa Pandes, perangkat Desa Pandes; perwakilan dari beberapa RW; & para remaja wartawan desa. Suasana rapat berlangsung dengan sangat antusias dari peserta karena banyaknya pendapat-pendapat yang dilontarkan untuk acara gebyar nantinya.

Dalam rapat ini membahas tentang Gebyar Desa Pandes yang akan diadakan di Dukuh Kuntulan tepatnya di tanah kas pertanian pada tanggal 28-29 Desember 2019 mendatang. Hasil dari rapat ini adalah Gebyar Desa Pandes akan dilaksanakan dengan tema “Napak tilas Sang Maestro Ki Nartosabdho”. Diadakannya gebyar ini bertujuan supaya warga Kelurahan Desa Pandes menumbuhkan semangat cinta budaya untuk Indonesia. Gebyar ini mengangkat tokoh Ki Nartosabdho sebagai iconnya, karena beliau adalah seorang seniman musik dan dalang wayang kulit legendaris yang lahir di Klaten, Jawa Tengah. Rencananya dalam acara gebyar nanti juga akan menampilkan gendhing-gendhing (lagu-lagu) ciptaan dari Ki Nartosabdho.

Selain itu juga akan ada pameran produk unggulan Desa Pandes dari masing-masing RW yang ada di Kelurahan Desa Pandes; senam & hiburan pentas anak, hiburan musik; kirab budaya yang dimulai dari Kantor Desa Pandes sampai dengan finish di Desa Kuntulan; peresmian rest area, kuliner, pengukuhan karang taruna, serta pengundian hadiah pajak PBB. Untuk warga Kelurahan Desa Pandes dari anak-anak sampai dewasa yang memiliki bakat dalam kesenian budaya dapat ditampilkan pada acara gebyar dengan menghubungi panitia terlebih dahulu.

Setelah rapat selesai, para remaja berkumpul di gazebo kantor Desa Pandes untuk diberikan pengarahan membuat berita dengan waktu singkat yang dipraktikkan langsung oleh salah satu perangkat desa. Acara ini diakhiri dengan pemgambilan hadiah dari lomba menulis berita, kemudian acara ditutup dengan doa penutup majelis.

Penulis : Syifa Qodimasari

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon