Malam Tirakatan HUT Kemerdekaan RI Ke 74 RW 19 ngendegan pandes Wedi klaten

Malam Tirakatan HUT Kemerdekaan
Malam Tirakatan HUT Kemerdekaan


Malam Tirakatan HUT Kemerdekaan
Malam Tirakatan HUT Kemerdekaan
Malam Tirakatan HUT Kemerdekaan | Sudah menjadi tradisi tahunan dalam memperingati hari Kemerdekaan RI di kebupaten klaten khususnya di Kelurahan desa pandes dukuh ngendegan mengadakan malam tirakatan setiap tanggal 16 Agustus malam. Mulai pukul 7 pagi terlihat beberapa warga untuk bergotong royong  dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk keperluan malam tirakatan seperti memasak makanan, memasang panggung, memasang benner dan  lain sebagainya Pukul 19.30 warga RW 19 dukuh ngendegan mulai terlihat kumpul di perempatan depan pos ronda

Tepat pukul 20.00 acara dibuka oleh pembawa acara Sdri Karlina Kusumawati dan Sdr Akbar. Untuk memperingati HUT Kemerdekana RI yang ke 74 Pertama-tama pembawa acara membacakan susunan acara dan acara yang pertama pembukaan, doa yang dibawakan oleh sdr khosy wail yusron raihan untuk memimpin doa, dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta  untuk mengenang jasa para pahlawan dan diteruskan sambutan dari ketua Rw 19 BPK Bambang Wahyudiono , diakhir sambutan warga bersama-sama berdiri untuk memekikkan MERDEKA..! MERDEKAA..!! MERDEKAAA...!!!

Acara dilanjutkan pembagian hadiah dari lomba masing masing. Pembagian door prize diawali dengan pemberian nomor rumah semua warga Rw 19 yang dimasukan dalam kaleng lalu dikocok, yang keluar nomernya dipersilahkan maju untuk menerima hadiah. Acara yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, yak! tak lain dan tak bukan adalah makan malam bersama-sama. Ada beberapa makanan yang sudah disiapkan oleh ibu ibu PKK dukuh ngendegan  seperti snack, soto, nasi rames dan wedang ronde.

Setelah selesai dipenghujung acara sebelum dibubarkan ibu Widi menyumbangkan lagu yaitu kemesraan ini  suara emasnya... Widuriii...elok bagai rembulaaan... Setelah lagu kemesraan ini dinyanyikan acara ditutup dan dibubar kan, tetapi setelah acara malam tirakatan dibubarkan sebagian warga masih berkumpul ditempat yang sama  bapak bapak, ibu ibu, karang taruna bergotong royong beres beres , berhubung tidak pakai teratak, akhirnya semua pada ringkes2 semua peralatan kembali ke tempat masing-masing.

Salam Merdekaaaa...!!!!!

Penulis: Khosy wail yusron raihan | dari DK. Ngendegan, DS. Pandes, Wedi

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon