Festival sego wiwit dalam rangka gebyar budaya “ napak tilas sang maestro ki narto sabdho ”


 
Festival sego wiwit

Festival sego wiwit

Sego wiwit berasal dari Bahasa jawa, yang terdiri dari kata “ Sego ” yang artinya nasi dan “ Wiwit ” atau “ Miwiti ” yang berarti memulai. Biasanya sebelum masa tanam atau sebelum masa panen dilaksanakan, para petani akan menandainya dengan makan sego wiwit bersama – sama. Namun tradisi ini sudah mulai tergeser oleh kebudayaan moderenisasi sekarang. Maka dari itu Desa Pandes menyelenggarakan Festival Sego Wiwit.

Festival sego wiwit ini diselenggarakan dalam rangka Gebyar Budaya “ Napak Tilas Sang Maestro Ki Narto Sabdho ”. dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Desember 2019 dimulai sejak pukul 11.00 WIB di Rest Area Desa Pandes yang belokasi di Tanah Kas Pertanian Kuntulan tepi Jalan Raya Wedi – Bayat.

Warga di setiap Rw Desa Pandes membuat 1 tumpeng sego wiwit. Yang nantinya akan dibawa dalam dikirab budaya menuju tempat festival sego wiwit. Sego wiwit dikirab terdahulu dimulai dari Balai Desa Pandes menuju Rest Area Desa pandes melewati perkampungan.
Setelah sesampainya disana para warga disuguhkan beberapa penampilan kesenian dari para seniman desa. Warga sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hingga waktu yang telah ditentukan untuk festival sego wiwit, akhirnya sego wiwit dibuka bersama untuk dimakan bersama sama dengan masyarakat Desa Pandes.

Tujuan diadakannya Festival Sego Wiwit ini agar dapat melestarikan tradisi sego wiwit yang telah lama hilang ditelan peradaban yang telah modern ini. (dsiwi)

Penulis : Diana Novita Siwi

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon