Gunungan Serabi Kuntulan Melegenda



Warga Kuntulan Pandes


             Pandes – Peresmian Rest Area Ki Narto Sabdo dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 29 Desember 2019 bertempat di pertanian Dukuh Kuntulan Desa Pandes. Dalam rangka peresmian Rest Area tersebut diadakan kirab budaya yang melibatkan semua warga dari 19 RW yang ada di Desa Pandes.

Kirab berlangsung selama satu jam dengan rute mengelilingi desa pandes dan dilanjutkan dengan acara makan sego wiwit bersama. Selain itu, panitia juga sudah menyiapkan stand untuk semua peserta kirab di tempat Rest Area. RW 18 menampilkan produk unggulan berupa makanan yang menyajikan produk unggulan dari UKM dukuh kuntulan.
Serabi Kuntulan Legendaris

Semua warga desa pandes bersiap menampilkan ciri khas dari RW masing-masing. Salah satunya dari RW 18 Dukuh Kuntulan yang menampilkan Gunungan Serabi Kuntulan yang merupakan makanan legendaris sejak tahun 1970-an. Serabi di angkat menjadi ikon di Dukuh kuntulan karena memiliki ciri khas rasa yang tidak ada duanya.
Tumpeng RW 18

Serabi Kuntulan berbeda dengan serabi yang lain karena Serabi Kuntulan dimasak secara tradisional dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari tanah liat dan dibakar dengan tungku yang berbahan bakar sabut kelapa kering. Proses pemasakan Serabi Kuntulan secara tradisional selalu dipertahankan. Walaupun sedikit sulit dan membutuhkan waktu yang lebih lama, namun dengan proses memasak tradisional inilah yang akan membuat cita rasa yang khas dari Serabi Kuntulan.


Penulis : Verian Rafif

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon